Tangerang, indotv-news.com – Penggusuran yang terjadi di Rt 02 Rw 06, Kelurahan Panunggangan barat, kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, yang dilakukan satuan polisi pamong praja Kota Tangerang, Rabu 6 Desember 2017, terkesan tidak berperikemanusiaan, bagaimana tidak, setelah penggusuran warga yang menjadi korban hanya dibiarkan begitu saja, tanpa ada solusi, alhasil warga tidur di atas kuburan beratap plastik apa adanya.

Ada sekitar 100 KK dari 300 KK yang masih bertahan di makamTPU BETET
Jl bango raya ujung dikarenakan tidak adanya uang untuk pindah ataupun mengontrak tempat tinggal yang baru

Saat tim media mengunjungi korban penggusuran, Erni salah satu warga yang rumahnya terkena gusuran merasa tidak terima atas pembongkaran rumahnya oleh pemerintah kota tangerang. Dikarenakan setelah penggusuran, warga hanya di biarkan bagaikan binatang.

Keadaan semakin miris ketika turun hujan, semua barang yang tersisa habis kebasahan dari kasur, baju hingga perlengkapan rumah tangga. Ditambah lagi saat malam hari, mereka tidur di atas kuburan dengan alas seadanya. Dan tanpa penerangan yang cukup.

Saipul sekjen LSM Patron bersama dengan beberapa LSM,Ormas dan tokoh masyarakat, berkesempatan hadir di tengah tengah warga untuk memberikan support moral dan memberikan bantuan makanan. Dalam kesempatan tersebut Saipul sangat menyayangkan yang di lakukan pemerintah kota tangerang yang tidak berperikemanusiaan.

comments (0)

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.