Jakarta | indotvnews.co.id – Dalam rangka mengenang sejarah 1978 silam, dimana Lusiana Bn Candi Kencana yang akrab di sapa Oma Cibodas, melakukan ritual sumpah darah di altar Kongco Boe Siti Wati dan Kongco Sam Po Soei Soe, di Vihara Bahtera Bhakti yang dikenal dengan Klenteng Ancol, dimana sebelumnya bernama Anxu Da Bo Gong Miao “ tempat pemujaan Da Bo Gong” tepatnya di jalan Pantai Sanur, No.5 Binaria Ancol Jakarta Utara. Rabu (21/5/25)
Kepada media oma menceritakan awal mula terjadi ritual sumpah darah pada tahun 1978 lalu yang dilakukannya dimana kejadian tersebut terjadi pada saat dirinya mengalami keterpurukan dalam menjalani kehidupan berumah tangga dengan suami terdahulu, dan dalam sumpah janji tersebut, oma tidak akan menikah sebelum anaknya menikah, dan pada tahun 1984 oma mencabut kembali sumpah tersebut dengan di dampingi suami tercinta Arsad Napirin, yang akrab di sapa opa, dan melanjutkan pernikahan secara islam di Masjid Istiqlal Jakarta.
Dirinya menambahkan kunungan kali ini selain untuk mengenang sejarah kelam yang di alami pada tahun 1978 lalu, kedatangannya di vihara bahtera bhakti dalam rangka memperingati hari besar waisak waisak 2569 be / 2025 dan sekaligus membuka generasi penerus yang akan menjaga dan merawat vihara
Sebelumnya Oma Cibodas tidak ingin mengenang masa kelam yang sudah di kuburnya beberapa tahun lalu dan tidak akan mengeluarkan air mata, namun di saat melakukan doa, dirinya menlihat kongco membuka matanya seolah melihat kebahagian di dirinya (oma cibodas).
Kenangan bersama oma diceritakan putra dari ong nasbun, ong sianto dan ong sanggiok generasi penerus ke-7, yang kini di wariskan menjadi pengurus vihara bahtera bhakti menjelaskan dimana sosok oma sudah seperti keluarga, mambantu membersihkan cangkir di atas latar, hingga mengalami saat sat musibah banjir.
Oma berharap kepada generasi penerus ke-7 untuk melakukan doa sekali ataupun dukali dalam sebulan didepan altar kongco boe siti wati, dan dalam kesempatan tersebut dirinya menceritakan selama 7 bulan berada di vihara.




comments (0)