Upaya pencarian korban pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah barat Kolombia kini telah memasuki fase kritis.

Informasi dihimpun, Hingga Kamis, 13 Agustus 2026, otoritas penanggulangan bencana nasional Kolombia (UNGRD) melaporkan bahwa jumlah korban tewas telah melonjak drastis mencapai 273 orang.

Gempa tektonik kuat yang berpusat di dekat San Jose del Palmar, Departemen Chocó ini juga menyebabkan setidaknya 3.824 orang mengalami luka-luka dan 377 warga lainnya masih dinyatakan hilang.

Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella, langsung menetapkan status bencana nasional serta mengumumkan masa berkabung nasional selama tiga hari untuk menghormati para korban.

Dampak kerusakan dari bencana ini dilaporkan sangat masif, di mana lebih dari 12.500 rumah hancur total dan puluhan ribu bangunan lainnya mengalami keretakan struktural yang parah.

Kota-kota besar seperti Cali, Pereira, dan Manizales menjadi wilayah urban yang menderita kerusakan paling parah.

Korban berhasil dikeluarkan setelah bertahan selama lebih dari 48 jam di bawah puing-puing bangunan yang runtuh. Kendati demikian, proses evakuasi di sejumlah titik di Departemen Chocó masih menghadapi kendala besar akibat jaringan komunikasi yang terputus serta akses jalan darat yang tertutup material longsor.

comments (0)

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.