Tangerang, indotvnews.co.id – Pemerintah Kota Tangerang terus menggalakkan berbagai program strategis untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

Melalui konsep urban farming atau pertanian perkotaan, pemerintah berupaya memaksimalkan potensi lahan yang ada agar tetap produktif.

Program ini dirancang bukan sekadar sebagai penghijauan, melainkan sebagai solusi konkret dalam menjaga ketersediaan pangan mandiri di tingkat rumah tangga.

Optimalisasi lahan tidur dan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai lumbung pangan keluarga. Dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat, warga didorong untuk mengubah sudut-sudut kota yang tidak terpakai menjadi kebun sayur yang subur atau kolam budidaya ikan yang produktif.

Langkah ini diharapkan dapat menekan pengeluaran belanja dapur sekaligus meningkatkan asupan gizi keluarga secara berkelanjutan.

Salah satu contoh nyata dukungan terhadap program ini ditunjukkan oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kota Tangerang, Muh Thakhir, SH. Dirinya mengimplementasikan dengan memanfaatkan area pekarangan rumah pribadinya sebagai model percontohan.

Minggu (22/04/26) Pasca perayaan Lebaran, Muh Thakhir kembali menyibukkan diri di pekarangan nya dengan melakukan panen berbagai jenis sayuran segar yang telah melewati masa tanam selama bulan Ramadhan.

Langkah ini menjadi bukti bahwa keterbatasan ruang di wilayah perkotaan bukan menjadi penghalang bagi warga untuk bisa memanen hasil pangan sendiri.

Di kediamannya, mengkombinasikan budidaya ikan dengan penanaman berbagai jenis sayuran mayur. Pemanfaatan teknologi tepat guna yang sederhana memungkinkan ekosistem kecil ini berjalan efisien tanpa memerlukan lahan yang luas.

Aksi nyata ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada masyarakat luas bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga.

Dampak positif dari program urban farming ini mulai dirasakan dengan meningkatnya kemandirian ekonomi warga di beberapa wilayah kelurahan.

Masyarakat tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pasokan pasar, terutama saat harga komoditas pangan mengalami kenaikan signifikan.

Dengan keberhasilan program-program strategis ini, Kota Tangerang optimis dapat membangun kedaulatan pangan yang kokoh meski memiliki keterbatasan lahan.

Sosok inspiratif ini berkomitmen untuk menjadikan budaya menanam sebagai identitas baru bagi masyarakat perkotaan.

Berharap aktivitas bercocok tanam tidak lagi dianggap sebagai pengisi waktu luang, melainkan sebuah gaya hidup sehat yang melekat dalam keseharian setiap warga Tangerang.

Dan gerakan ini menjadikan lingkungan yang lebih asri sekaligus masyarakat yang lebih mandiri, di mana setiap jengkal tanah menjadi sumber kehidupan yang berkelanjutan bagi masa depan.

Dalam kesempatan tersebut Muh Takhir, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mulai memanfaatkan lahan di sekitar rumah dengan bercocok tanam tanaman produktif.

Dalam ajakannya, beliau menekankan bahwa menanam sayuran, buah-buahan, hingga bumbu dapur bukan sekadar hobi, melainkan solusi cerdas untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari secara mandiri.

Langkah ini diharapkan dapat membantu ketahanan pangan keluarga sekaligus menekan pengeluaran belanja bulanan di tengah fluktuasi harga pasar.

comments (0)

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.