Tangerang, indotvnews.co.id – Ajang Event Maraton 10K Tangerang 2026 pada Minggu pagi berujung ricuh akibat kemacetan lalu lintas parah di sejumlah jalur utama kota, Minggu 13 September 2026.
Penutupan jalan yang dilakukan oleh pihak panitia tanpa sosialisasi yang matang memicu penumpukan kendaraan bermotor hingga berkilo-kilometer.
Bagi warga, komuter, maupun aktivis yang hendak menuju Stasiun Tangerang atau area sekitarnya, dan kkses langsung melalui jalur protokol tengah (seperti Jalan TMP Taruna dan Jalan Daan Mogot) mengalami kelumpuhan total akibat ajang Tangerang 10K.
Ribuan pengguna jalan, mulai dari sopir angkutan umum hingga pengendara pribadi yang terjebak berjam-jam, akhirnya kehilangan kesabaran dan nekat menerobos pembatas jalur lari.
Situasi semakin tidak terkendali ketika sejumlah pengendara motor yang tersulut emosi mulai membunyikan klakson secara bersahutan dan merangsek masuk ke tengah rombongan pelari.
Aksi saling adu mulut antara pengguna jalan yang tergesa-gesa dan para peserta maraton yang merasa terganggu tidak dapat dihindarkan.
Ketegangan fisik akhirnya pecah di beberapa titik persimpangan jalan, di mana massa mulai saling dorong dan melempar botol air mineral.
Berdasarkan informasi, kericuhan kecil dipicu oleh aksi nekat beberapa pengendara sepeda motor yang mencoba menerobos barikade penutupan jalur steril pelari.
Para pengguna jalan meluapkan kekesalan karena menilai sosialisasi pengalihan arus lalu lintas oleh pihak penyelenggara sangat minim, sehingga aktivitas warga lokal lumpuh total.




comments (0)