Tangerang | indotvnews.co.id – Bertempat di ruangan Audiotorium Universitas Pelita Harapan Tangerang, Asosiasi Psikologi Pendidikan Indonesia (APPI) Provinsi Banten menggelar ulang tahun pertama, dengan ditandai pemotongan tumpeng, yang di hadiri Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, Dekan Eksekutif Fakultas Ilmu Kesehatan UPH Beverley Wonsono MA dan para pengurus APPI Provinsi Banten. (17/5/25)

Acara yang bertemakan ‘mendampingi remaja tanpa menghakimi : kunci memahami kesehatan mental remaja” diisi dengan talkshow yang menghadirkan nara sumber Arsyita Sri Wardhani, M.Psi, Psikolog pengurus APPI Banten, dan Krishervina Rani L.,M.Psi.,Psikolog. Dan bertindak sebagai moderator Ayu Gardianto P.,M.Psi.,Psikolog

Ketua APPI Banten Winy Nila Wisudawati, M.Psi.Psikolog kepada media menuturkan acara perayaan 1 tahun kali ini sangat bermakna dimana dalam kurun waktu satu tahun, asosiasi yang dipimpinnya sudah menginisiasi beberapa kegiatan.

Dirinya menambahkan sesuai tema kali ini, ditahun 2025, APPI lebih mengarah kepada penyembuhan kesehatan mental remaja dimana sebelumnya dirinya bersama para pengurus menargetkan kesehatan mental kepada para guru.

Intan Nurul Hikmah Wakil Bupati Tangerang menuturkan kedepan pemerintah kabupaten tangerang akan berkolaborasi dengan appi banten untuk memberikan pembekalan dan sertifikasi kepada para guru bk (bimbingan konseling) di Kabupaten Tangerang.

Ungkapan yang sama juga diutarakan Beverley Wonsono Ma, dekan Eksekutif Fakultas Ilmu Kesehatan Uph (Executive Dean College Of Health Sciences), kedepan pihaknya (uph) membutuhkan bantuan dari appi banten untuk memberikan trining ataupun workshop kepad guru dan para calon guru.

Sebagai ketua APPI Banten Winy mengungkapkan rasa syukurnya dikarnakan mendapatkan kesempatan untuk berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten tangerang dan untuk tahun ini sasarannya kepada sekolah sekolah.

Dan dalam kesempatan tersebut dirinya menghimbau kepada semua orangtua untuk mendengarkan dan bersikap menjadi teman untuk anak anak, serta memahami anak remaja bukan menghakimi

comments (0)

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.