Maluku Utara, indotvnews.co.id – Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Rabu (6/5/2026) pagi.

Berdasarkan laporan resmi, letusan terjadi tepat pada pukul 09.48 WIT di tengah pengawasan ketat tim ahli. Kejadian ini menambah daftar panjang aktivitas seismik gunung tersebut sepanjang tahun ini.

Menurut data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia mencatat tinggi kolom abu mencapai 600 meter.

Abu vulkanik terlihat membumbung tinggi di atas puncak yang berada di ketinggian 1.925 meter di atas permukaan laut. Kolom abu tersebut teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang condong ke arah tertentu.

Peningkatan aktivitas Gunung Ibu belakangan ini dinilai cukup mengkhawatirkan oleh para pengamat geologi di pos pantau.

Dalam kurun waktu sepekan terakhir saja, gunung api ini tercatat telah mengalami erupsi sebanyak 14 kali. Frekuensi yang tinggi ini menunjukkan bahwa pasokan magma di bawah kawah masih sangat aktif dan tidak stabil.

Saat ini, Gunung Ibu masih berada pada status waspada dengan zona bahaya yang telah dipetakan oleh pihak berwenang.

Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius yang telah ditentukan dari kawah aktif. PVMBG terus melakukan pemantauan visual dan instrumental selama 24 jam penuh untuk mengantisipasi potensi bahaya.

Warga yang tinggal di sekitar lereng gunung maupun wilayah terdampak hujan abu diimbau untuk selalu waspada dan menyiapkan perlengkapan keselamatan.

Penggunaan masker dan kacamata sangat disarankan guna menghindari gangguan pernapasan serta iritasi mata akibat debu vulkanik.

Selain berdampak pada masyarakat sekitar, kolom abu setinggi 600 meter ini juga menjadi perhatian serius bagi otoritas penerbangan di wilayah Maluku Utara.

Kode warna penerbangan disesuaikan untuk memastikan keselamatan pesawat yang melintasi jalur tersebut.

Maskapai diminta untuk terus memantau informasi terkini guna menghindari masuknya debu vulkanik ke mesin pesawat.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di sekitar Gunung Ibu masih fluktuatif namun tetap terkendali oleh pihak terkait. PVMBG mengingatkan warga agar hanya memercayai informasi resmi dari kanal MAGMA Indonesia

comments (0)

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.