Tangerang | indoytvnews.co.id – Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat dimana rumah salah satu warga roboh yang diduga akibat cuaca buruk, Kepala Desa Kedaung Barat Sarnin Ayub bersama tokoh masyarakat dan warga sekitar gerak cepat melihat kondisi rumah milik keluarga Siti Habibah di Desa Kedaung Barat Rt02 Rw02, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Banten. (29/8/25).
Sarnin Ayub bersama tim Indotv melihat langsung kondisi rumah yang roboh,dimana terlihat sudah tidak ada lagi atap genteng hampir 80% hancur yang tersisa hanya ruang depan, yang kini di huni Siti Habibah bersama keluarga. Setelah melihat langsung kondisi rumah, Sarnin Ayub bersama pegawai pemerintahan desa dan warga gerak cepat (gercep) melaksanakan perobohan rumah, untuk dilakukan renovasi,
Setelah rumah di robohkan Sarnin Ayub intruksikan kepada ahli bangunan untuk segra melakukan proses pembangunan yang diawali dengan peletakan batu pertama oleh Camat Sepatan Timur Miftah Shuritho.
Siti Habibah kepada media menceritakan singkat detik detik terjadinya musibah rumah yang di tempati dirinya bersama keluarga roboh, akibat sudah rapuh komponen kayu bangunan ditambah hujan yang intensitas tinggi.
Dengan berlinang air mata, Siti Habibah menceritakan keinginannya untuk membangun rumah, namun dikarnakan ekonomi yang sulit dirinya terpaksa mengurungkan untuk merenovasi hingga terjadinya musibah roboh.
Dengan kondisi keluarga Siti Habibah, sebagai kepala pemerintahan desa kedaung barat, dirinya merasa prihatin dan langsung gerak cepat bersama swadaya masyarakat, donatur, berkoordinasi dengan camat sepatan timur dan mendapatkan dukungan dari bupati tangerang, langsung merenovasi rumah tersebut.
Dengan terlaksananya proses pembangunan renovasi rumah keluarga Siti Habibah, dirinya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu, dan untuk warga yang belum mendapatkan program bedah rumah RTLHU (Rumah Tidak Layak Huni) untuk bersabar, dimana di tahun anggaran murni 2025, pihak pemerintahan desa sudah merealisasikan pembangunan sebanyak 6 unit rumah.




comments (0)