Tangerang | indotvnews.co.id – Berbeda dari tahun sebelumnya, Turnamen Barongsai Yang Sen Bio Cup 2025 dalam rangka memeriahkan Sejit Yang Mulia Dewi Kwan Im Poesat sebanyak 14 tim barongsai se jabodetabek berlomba menampilkan permainan terbaiknya dengan kratifitas serta alur cerita yang menarik, hal tersebut dikarnakan panitia acara yang di ketuai Egi menghadiahkan i unit sepeda motor beat terbaru untuk juara pertama, beserta sertifikat, trophy, mendali dan uang pembinaan (10/7/25).
Turnamen barongsai tersebut merupakan acara hari kedua dimana sebelumnya Vihara Yang Sen Bio menggelar festival liong benteng yang di ikuti 8 tim dari vihara besar di kota tangerang, dan turnamen kali ini sebanyak 14 tim barongsai dari berbagai daerah diantaranya Boen Kim Bio (Tangerang), Daya Bersama Fjd (Tangerang), Lian Guang (Tangerang), Delta Lion Dance (Tangerang), Boen San Bio (Tangerang), Vimala Karya (Tangerang ), Sam Kauw Bio (Tangerang), Naga Semesta (Jakarta), Ching Lung (Bekasi), Dharma Phala (Cikarang Bekasi), Kwan Tek Bio (Cileungsi Bogor), Kesusilaan Agung (Cikoleang Bogor), Vihara Ananda (Rangkas Bitung Bogor).
Dari informasi yang dihimpun untuk peringkat ketiga (juara3) diraih tim barongsai dari Daya Bersama Fjd (tangerang), peringkat kedua (juara 2) diraih tim barongsai Ching Lung (bekasi) dan peringkat pertama (juara1) diraih tim barongsai Kwan Tek Bio (cileungsi bogor) mendapatkan mendali, trophy, sertifikat, uang pembinaan dan 1 unit motor beat terbaru.
VerI Montana anggota dprd kota tangerang sekaligus ketua panitia acara sejit dewi kwan im poesat menuturkan, bagi yang kurang beruntung, tetap semangat dan berlatih kembali untuk persiapan di tahun berikutnya, dan dirinya mengucap syukur, turnamen barongsai berjalan dengan lancar.
Egi, ketua panitia turnamen barongsai menjelaskan tahapan acara dan peraturan pertandingan dimana sebanyak 15 tim peserta dan 1 di diskualifikasi dikarnakan tidak sesuai praturan dan tatatertib pertandingan.
Sebagai ketua Vihara Yang Sen Bio, Ema Dede berharap semoga kedepan dapat memberikan hadiah yang lebih baik lagi, dan tetap semangat serta menjadikan tradisi budaya barongsai tetap ada hingga turun temurun.
Veri Montana menjelaskan untuk tehnis penjurian, panitia menghadirkan langsung juri yang sudah memiliki keahlian dan sertifikasi sebagai juri, dan turnamen barongsai tersebut rutin di laksankan setiap setahun sekali dalam rangka memeriahkan Sejit Yang Mulia Dewi Kwan Im Poesat.
Ketua panitia turnamen Egi, dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada peserta dan juga penonton yang telah memeriahkan acara turnamen barongsai yang sen bio cup 2025, dan ucapan selamat kepada para peserta yang telah berhasil meraih juara, hal tersebut di tuturkan Veri Montana.




comments (0)