Tangerang | indotvnews.co.id – Guna menuju pencapaian kemenangan hattrick pada Pemilu 2024 mendatang tepatnya pada pemilu 14 februari 2024 mendatang, DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang terus berupaya melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya pelatihan pelatih saksi daerah yang dilaksanakan di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis Tangerang dengan menghadirkan mentor mentor terbaik. Minggu (20/8/23)
Kegiatan pelatihan yang diinisiasi Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Kota Tangerang dilaksanakan selama 2 hari 19 – 20 agustus 2023 dengan peserta sebanyak kurang lebih 54 perwakilan dari 13 kecamatan di kota tangerang dengan materi pelatihan simulasi saksi pada pelaksanaan pemilu hingga penghitungan suara pemilih
Gatot Wibowo, S.Ip.,M.Ip ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang dan juga Ketua DPRD Kota Tangerang berharap dengan pelatihan tersebut para peserta terpilih dapat mengaktualisasikan kepada anggota saksi lainnya dan hal tersebut sesuai intruksi DPP dan DPD Partai PDI perjuangan.
Teja Kusuma Ketua Badan Saksi Pemilu Nasional (BPSN) Kota Tangerang menjelaskan untuk peserta merupakan perwakilan dari PAC 13 kecamatan yang nantinya kedepan akan memberikan transformasi keilmuan kepada saksi yang akan direkrut dan kegiatan pelatihan tersebut sesuai intruksi DPP DPD PDI Perjuangan.
Gatot Wibowo yang mencalonkan kembali di DPRD Kota Tangerang dapil Cipondoh Pinang menambahkan, pihaknya dalam hal ini DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang akan mengevaluasi bersama dari hasil pelatihan tersebut.
Adapun untuk materi pelatihan menurut Teja Kusuma yang maju mencalonkan diri di DPRD Kota Tangerang Dapil 2 Batuceper, Benda dan Neglasari menuturkan, lebih ditekankan kepada mekanisme penghitungan dan pengawalan suara serta dugaan potensi kecurangan penghitungan suara.
Dirinya berharap dengan pelatihan tersebut para peserta mampu dan memilki kompetensi terhadap kecurangan yang terjadi di TPS ataupun tahapan pemilu. Dan harapan yang sama juga diutarakan Gatot Wibowo, menurut dirinya kesiapan para petugas saksi pada pemilu 2024 mendatang.




comments (0)