Tangerang | indotvnews.co.id – Musibah banjir yang terjadi beberapa waktu lalu tepatnya di awal tahun 2020 yang merendam hampir sebagian warga pabuaran tumpeng, kecamatan karawaci, Kota Tangerang dengan ketinggian air mencapai 2, 5 M, kurang lebih 1.491 KK (Kepala Keluarga) dari 6 RW. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut hanya dokumen, harta dan benda yang tidak terselamatkan, hal tersebut dikarnakan musibah banjir datang dengan tiba-tiba.
Tim indotv berkunjung ke wilayah perumahan yang menjadi korban musibah banjir dan bertemu langsung dengan lurah Pabuaran Tumpeng DRS. UJANG SOLEMAN, M.Si, ketua RW06 PRIYANTNO dan ketua RW08 Muhammad SARBI.
Dari informasi yang di himpun kejadian musibah banjir yang terbesar di wilayah pabuaran tumpeng pernah terjadi 30 tahun yang lalu tepatnya tahun 1990 silam, tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir tahunan hanya harta benda yang tidak terselamatkan, hal tersebut di utarakan Muhammad SARBI ketua RW08.
Ungkapan senada juga di utarakan ketua RW.06 PRIYATNO menurut dirinya pada saat datang banjir, dirinya bersama warga mengecek langsung ke aliran kali sabi dan pintu air 10, dan benar adanya aliran kali sabi sudah meluap dan pintu air 10 di buka 6 pintu.
lurah Pabuaran Tumpeng DRS. UJANG SOLEMAN, M.Si mengungkapkan kejadian musibah banjir saat yang terbesar sejak 30 tahun lalu tepatnya tahun 1990 silam. Sebanyak 6 RW yang terendam banjir dari 8 RW yang berada di wilayah paburan tumpeng. Dengan sinergisitas, komunikasi dan koordinasi seluruh elemen masyarakat, kejadian tersebut dapat di tanggulangi dengan baik.
Dari informasi akan adanya banjir susulan pihaknya sudah mempersiapkan 4 posko banjir dan dapur umum, dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dan donator yang telah memberikan bantuan dan langsung di salurkan kepada warga yang membutuhkan.
Terkait sampah pasca banjir saat ini sudah tertanggulangi dengan mengerahkan kendaraan truk pengangkut sampah dari dinas lingkungan hidup dan sudah hampir selesai seluruhnya.




comments (0)