Jakarta | indotvnews.co.id – Bertempat dibilangan hotel Jakarta selatan Polri menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Mewujudkan Jakarta Kota Moderasi Jakarta Kota Toleransi yang diikuti oleh 20 orang peserta yang berasal dari akademisi, tokoh agama, dan tokoh budaya. (28/2/22)
Hadir dalam acara tersebut Direktur Intelkam PMJ Kombes Pol Hirbak Wahyu Setiawan, Kabag Analis AKBP Ananto Herlambang, Kasubdit 3 Politik AKBP Efendi Sirait, Kasubdit 1 Kompol Prasetyo, Kasubag Renmin AKP Diah, Perwakikan Kanit Dit Intelkam PMJ.
Adapun peserta yang hadir Prof. DR. Renald Kasali (ahli Ekonomi), Alisa Wahid (team ahli moderasi beragama), Muhammad Nuruzaman (Staf Khusus Kemenag), Hasanudin Ali (tenaga ahli Kemenag), Wawan Djunaedi (Kepala PKUB Kemenag), Cecep Khoirul Anwar (Kakanwil DKI Jakarta), M. Adib (Direktur urusan Agama Islam kemenag), Supriyadi Karsim (Mewakili Muhamadiyah DKI Jakarta), Prof. Manneke Budiman, Ph. D (FIB UI), JJ. Rizal (budayawan), Romo Benny Susetyo (pendiri setara institute) dan bertindak sebagai moderator Devi (UI).
Dalam sambutan Direktur Intelkam Kombes Pol Hirbak Wahyu Setiawan mengucapkan permintaan maaf dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol.Dr. M. Fadil Imran,M.Si tidak bisa hadir karena ada suatu kegiatan yang penting.
Terkait dengan kegiatan FGD ini adalah Kepedulian Kapolda Metro Jaya tentang situasi ibukota yang berkembang secara dinamis. Terkait dengan pandemi covid 19 Kapolda menginginkan Jakarta yang aman dan Jakarta yang sehat. Kemudian pada tahun 2022 Bpk. Kapolda ingin mewujudkan Jakarta kota moderasi dan kota toleransi”.terang
Dirinya menambahkan beliau (kapolda) mengajak seluruh stakeholder yang lain sehingga konsep ini menjadi konsep yang matang dan dapat di implementasikan di Polda Metro Jaya.
Kapolda mengatakan Semua karena cinta, cinta terhadap Jakarta, cinta agar jakarta agar aman dan kondusif. Jakarta ini merupakan pelangi memiliki berbagai macam suku, agama dan ras, karena juga tahun 2023 mulai menginjak proses tahapan Pemilu, sehingga Bpk. Kapolda menginginkan agar Jakarta tidak ada Politik Identitas. Harapan kami ini semua tidak terjadi lagi. Bagaimana konsep yang kita lahirkan Polda tidak selalu di depan, jadi bisa dari tokoh ataupun organisasi yang mempelopori kami dari Polri dan TNI berada di belakang.”tutur Kombes Pol Hirbak Wahyu Setiawan




comments (0)